Atap dak beton biasanya dibuat untuk sebagai persiapan penambahan lantai 2 atau lantai 3. Namun, saat musim hujan tiba, atap dak sering mengalami kebocoran. Tidak bisa dipungkiri selalu ada saja celah air yang masuk karena kemungkinan dibuat tidak benar. Ada banyak cara untuk memperbaiki dak yang bocor dan langkah-langkah efektif untuk mengatasinya.
Penyebab Umum Kebocoran Pada Atap Dak
- Daya serap air yang tinggi
Beton memiliki pori-pori besar dan menyerap air dengan daya yang tinggi. Umumnya ini terjadi karena permukaan yang tidak padat dan berpotensi kebocoran. - Adukan Beton yang Tidak Sempurna
Adukan atau campuran yang tidak merata menimbulkan rongga atau gelembung di dalam dak sehingga ketika megnering, akan menjadikan jalur masuknya air. - Retakan Pada Dak Beton
Retakan kecil, bahkan sehalus rambut pun dapat menjadi titik awal kebocoran serius jika tidak segera diperbaiki. - Cor Beton yang Kurang Tebal
Banyak orang atau pemilik rumah mengurangi ketebalan pada dak dengan alasan untuk mengurangi anggaran biaya, namun ternyata hal itu menjadi penyebab mudahnya kebocoran karena daya tahan stuktur yang berkurang - Tidak Ada Lapisan yang Melindungi Batas Atas Dak Beton
Lapisan atas dak seharusnya dilindungi dengan keramik, acian, atau cat waterproofing. Tanpa perlindungan ini, air lebih mudah meresap. - Beton Belum Kering Sempurna
Kebocoran atap beton bisa terjadi karena dak beton yang belum kering sempurna, namun sudah digunakan atau dibebani dengan bobot yang berat melebihi daya dukung pelat beton.
Cara Memperbaiki Dak Atap yang Bocor
Terdapat beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk memperbaiki Atap dak beton yang bocor, dalam memperbaikinya cukup memakan waktu jadi perlu ketelitian dalam pengerjaannya. Terdapat dua tahap pengerjaannya yaitu dak bagian atas dan bagian bawah. Kita tidak bisa memperbaiki hanya bagian atas atau bagian bawah nya saja, kita perlu perbaiki semua bagian.

Cara memperbaiki atap dak yang bocor dari bagian atas
Periksa Kondisi Dak Beton
Perhatikan bagian mana yang bocor. lebih mudahnya bisa dengan cara menuangkan air ke permukaan dak dan tunggu sekitar 1 jam. Lihat dari bawah untuk menemukan area yang merembes.
Bersihkan Bagian yang Bocor Dari Debu dan Kotoran
Pastikan area yang bocor dalam kondisi kering terlebih dahulu.Gunakan Kape scrape untuk membersihkan permukaan sebelum diperbaiki.
Berikan cairan penguat semen (additive bonding agent)
Apabila terjadi retak pada dak, maka harus menutupnya dengan adukan semen dan cairan penguat semen (additive bonding agent), agar memiliki daya rekat yang tinggi. Pastikan semua bagian sudah ditambal dengan semen. Lalu diamkan sampai benar-benar kering.
Lapisi dengan Waterproofing
Jika penambalan menggunakan semen tadi, setelah kering tambalan tersebut harus diberi waterproofing supaya semakin keras dan kuat. Disarankan untuk menambahkan serat fiber pada saat kondisi waterproofing masih basah.
Cara Memperbaiki Atap Dak yang Bocor di Bagian Bawah
Dak bagian bawah tidak serumit dak bagian atas. namun penting untuk membersihkannya agar interior tampak estetik dan bebas dari jamur.
- Bersihkan terlebih dahulu bagian plafon dari kotoran dan debu dengan alat sederhana seperti sikat atau kape scrape.
- Jika pada atapnya menjadi berjamur maka sangat di sarankan untuk menggunakan cairan Fungicidal Wash yang bisa membunuh 99% jamur dan lumut.
- Setelah itu melepasi dengan alkali sealer atau cat dasar agar pengcetakan dak beton yang bocor tidak belang-belang.
- Tunggu sampai mengering, biasanya memakan waktu sekitar 2 jam.
- Setelah itu cat ulang kemabali sampai rata. Disarankan menggunakan cat anti bocor yang sudah teruji.
Memperbaiki dak bagian bawah bertujuan agar terlihat bagus, karena umumnya dak bagian bawah menimbulkan jamur yang akan merusak pemandangan jika tidak di perbaiki.
Baca Juga: 5 Kesalahan Fatal Saat Desain Rumah Sendiri
Memperbaiki Dak yang Bocor membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam pengerjaan dua sisi: atas dan bawah. Jika hanya bagian bawah yang diperbaiki, kebocoran akan tetap terjadi. Gunakan metode yang tepat, mulai dari deteksi kebocoran, penambalan, hingga pelapisan waterproofing. Akan menjadi sia-sia jika perbaikan bagian atas tidak sempurna atau bahkan terburu. Jadi buat kamu harus pastikan dengan bagian atasnya jika sudah tidak bocor.







