Membangun rumah adalah impian banyak orang dan membutuhkan proses serta waktu yang sangat panjang. Sayangnya, banyak orang yang bersemangat di awal, namun akhirnya harus menghadapi kenyataan pahit karena rumah mangkrak di pertengahan saat pembangunan. Hal ini bukan hanya merugikan secara finansial saja, tapi juga menimbulkan stres dan kerugian waktu juga.
Penyebab ini terjadi tidak hanya di masalah dana pembangunannya saja melainkan juga dari kendala perencanaan bahkan pengeksekusiannya.
Agar impian memiliki hunian tidak tertunda, berikut beberapa kesalahan lain yang wajib dihindari agar rumah tidak mangkrak saat dibangun.
1. Hindari Mengandalkan Tukang Harian
Tukang harian memang terlihat lebih murah, tapi sering kali hal ini justru bikin biaya membengkak. Waktu pengerjaan bisa molor, kualitasnya pun tidak selalu terjamin. Sistem kerja seperti ini bisa membuat pembangunan rumah tidak terkontrol sehingga, rumah jadi mangkrak karena sistem yang tidak jelas.
2. Jangan Mau Diatur Tukang
Sebagai pemilik rumah, kendali penuh harus tetap berada di sang pemilik rumah atau perencana yang ditunjuk. Banyak orang lengah dan membiarkan tukang mengubah desain atau memilih material sesuka hati dan seenaknya saja. Jika dibiarkan, hasilnya bisa jauh dari rencana awal dan berisiko rumah mangkrak di tengah jalan dan tidak sesuai dengan harapan.
3. Jangan Bangun Tanpa Jasa Arsitek dan Kontraktor Terpercaya
Salah satu cara terbaik untuk mencegah rumah mangkrak adalah bekerja sama dengan arsitek dan kontraktor terpercaya. Arsitek membantu membuat desain yang detail sesuai dengan kebutuhan, sementara kontraktor memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan terarah, tepat waktu, dan sesuai anggaran. Dengan tenaga ahli yang profesional, risiko rumah terbengkalai bisa ditekan seminimal mungkin.
Baca Juga: Pentingnya Peran Konsultan Arsitek
4. Jangan Bangun Tanpa Gambar atau Perencanaan Detail
Rumah tanpa gambar kerja ibarat berjalan tanpa peta. Hasilnya bisa berantakan, banyak bongkar pasang, bahkan bisa berhenti di tengah jalan karena salah hitung.
Membangun rumah tanpa gambar kerja ibarat berlayar tanpa peta. Hasilnya bisa berantakan misalnya seperti dinding tidak presisi, struktur lemah, hingga bongkar pasang yang tidak perlu. Semua itu hanya akan menghabiskan biaya dan membuat rumah berpotensi mangkrak sebelum selesai. Perencanaan detail sangat penting agar setiap tahap pembangunan jelas dan terukur.
5. Jangan Ngasal, Buat RAB untuk Anggaran yang Jelas dari Awal
RAB membantu memetakan kebutuhan biaya secara detail, dari material hingga tenaga kerja. Banyak pembangunan rumah terhenti karena pemilik kehabisan dana di tengah jalan. Inilah pentingnya membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dengan RAB, setiap kebutuhan mulai dari material, upah tukang, hingga biaya tambahan bisa dipetakan secara rinci. Perencanaan ini sangat membantu agar pembangunan tidak berhenti mendadak.
Jangan Biarkan Rumah Impian Berhenti di Tengah Jalan
Setiap orang ingin rumah yang nyaman, indah, dan kokoh. Sayangnya, kesalahan kecil bisa berujung fatal bahkan membuat rumah mangkrak sebelum berdiri sempurna. Kuncinya ada pada perencanaan yang matang di awal, memilih tim yang tepat, dan disiplin dalam menjalankan rencana pembangunan. Dengan begitu, rumah bisa selesai dibangun tepat waktu, dan bisa menjadi tempat pulang yang membahagiakan.
Bangun Rumah Impian tanpa Repot. Konsultasi Gratis






