Bagi yang tinggal di kawasan perkotaan, terutama Jakarta, tentu sudah merasakan pekatnya polusi udara akibat kendaraan bermotor dan aktivitas industri. Kondisi ini sangat mengganggu sekaligus berbahaya bagi kesehatan keluarga. Masker memang bisa membantu saat berada di luar rumah, tetapi tentu tidak diharapkan bisa mengurangi masalah polusi udara yang terbawa hingga ke dalam rumah.
Rumah seharusnya menjadi tempat yang nyaman, asri, dan bebas polusi agar kualitas hidup semakin baik. Berikut beberapa tips mengurangi polusi rumah yang bisa diterapkan agar udara lebih bersih dan sehat.
1. Maksimalkan Taman Eksterior
Selain mengurangi tingkat kebisingan, taman yang dikelilingi pagar dari tanaman mampu menyaring udara yang mengandung polusi. Jika memiliki lahan, buat pagar hijau dengan pohon atau tanaman rambat. Selain berfungsi sebagai filter alami, taman juga bisa menjadi terapi visual untuk mengurangi stres.
2. Maksimalkan Ventilasi Rumah
Idealnya rumah yang sehat adalah rumah yang memiliki ventilasi udara yang bagus. Ventilasi rumah yang bagus adalah ventalasi yang mampu mengalirkan udara didalam rumah, sehinngga udara didalam rumah selalu berganti setiap hari. Jika udara terus menetap didalam rumah, yang terjadi adalah rumah akan lembab dan banyak mendatangkan penyakit. Pastikan ada cukup jendela atau lubang angin agar udara kotor bisa keluar dan digantikan dengan udara segar.
3. Membuat Taman Interior
Taman interior mampu menyejukkan mata dan menyaring udara dari penggunaan bahan kimia didalam rumah. Tanaman hias seperti lidah mertua, sirih gading, atau palem dapat menyaring udara dari bahan kimia rumah tangga seperti pembersih dan pestisida. Agar lebih maksimal, minimalkan penggunaan produk-produk rumah tangga yang berbahan kimia dan berbahaya.
Baca Juga: Tips Desain Interior Rumah Klasik yang Megah dan Nyaman
4. Pasang (Exhaust) Penyaring Udara Elektronik
Bagi rumah yang dikelilingi bangunan lainnya di kanan, kiri, dan belakang, pasanglah exhaust fan untuk menarik udara kotor keluar dari rumah. Alternatif lain adalah menggunakan air purifier atau penyaring udara elektronik agar kualitas udara di dalam ruangan tetap sehat.
5. Cek Kualitas Udara
Salah satu ancaman serius adalah gas radon, gas berbahaya yang tidak berbau namun dapat menyebabkan kanker paru-paru. Dengan alat deteksi kualitas udara, kita bisa mengetahui apakah rumah aman dari gas berbahaya. Langkah kecil ini bisa memberi perlindungan besar bagi kesehatan keluarga.
6. Tidak Merokok
Merokok tidak hanya berbahaya bagi perokok, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya. Asap rokok adalah salah satu sumber polusi dalam rumah yang sulit dihilangkan. Dengan tidak merokok di dalam rumah, udara akan lebih bersih dan kesehatan keluarga lebih terjaga.
7. Pilih Waktu yang Tepat untuk Membersihkan Rumah
Debu dan polutan sering masuk melalui celah pintu dan jendela. Biasakan membersihkan rumah di pagi atau sore hari ketika udara lebih sejuk. Gunakan kain basah atau vacuum cleaner agar debu tidak beterbangan kembali ke udara.
Rumah Sehat, Hidup Lebih Berkualitas
Menciptakan rumah yang bebas polusi bukanlah hal yang sulit. Dengan menerapkan tips mengurangi polusi rumah di atas, udara akan lebih bersih, kesehatan lebih terjaga, dan kualitas hidup keluarga semakin meningkat.